Berita Terbaru
BAZNAS Dukung Panen Perdana Terong di Lahan Integrated Farming System Bantul
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus mendorong kemandirian ekonomi peternak melalui berbagai program pemberdayaan, salah satunya melalui panen perdana terong di lahan integrated farming system (IFS) milik Kelompok Ternak Berkah Cerme Balai Ternak Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Harno bersama Taufik dan Syamsudin melakukan pengecekan tanaman terong di lahan tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau perkembangan tanaman, memastikan kesiapan panen, serta melakukan pengambilan video dalam rangka mengikuti lomba film inspirasi.
Hasil pengecekan menunjukkan bahwa tanaman terong telah siap dipanen. Proses panen perdana direncanakan berlangsung pada malam hari setelah salat tarawih dan akan dilanjutkan dengan penjualan hasil panen pada dini hari.
Diperkirakan hasil panen perdana mencapai 50 kilogram terong. Kehadiran panen ini menjadi berkah tersendiri bagi para peternak, terutama di bulan Ramadhan, karena diharapkan mampu meningkatkan pendapatan mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta mempersiapkan diri menjelang Hari Raya Idul Fitri.
BAZNAS berharap program integrated farming system ini dapat terus berkembang, memberikan manfaat berkelanjutan bagi para peternak binaan, serta memperkuat ketahanan ekonomi mustahik. Dukungan dan pendampingan dari BAZNAS menjadi wujud nyata komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan umat melalui sektor pertanian dan peternakan.
Kontributor : Laila
Editor : ayu
BERITA29/03/2025 | Humas
ZChicken Binaan BAZNAS Jadi WIsalah Kebaikan Untuk Panti Asuhan di Kota Dumai
ZChicken binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menjadi pilihan favorit bagi anak-anak panti asuhan di Kota Dumai, Provinsi Riau. Rahyu, salah satu penerima bantuan menerima pesanan sebanyak 100 box ZChicken untuk didistribusikan ke dua panti asuhan.
Pesanan tersebut terdiri dari 60 box untuk Panti Asuhan Ayah Ibu di Kelurahan Dumai Kota, Kecamatan Dumai Kota, dan 40 box untuk Panti Asuhan Muhammadiyah di Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.
Setiap bulan, Rahyu rutin menerima pesanan ZChicken dari para donatur yang ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak panti asuhan di Kota Dumai. Menurut Rahyu, ZChicken sangat cocok untuk anak-anak karena memiliki kemasan yang menarik dan cita rasa yang disukai.
"Alhamdulillah ZChicken sangat di sukai dengan anak panti asuhan, setiap bulan ada donatur yg menghubungi saya melalui whatsapp memesankan makanan untuk anak-anak panti asuhan, dan untuk menu biasa nya anak-anak panti yang memilih menu nya sendiri, ketika saya survei ke panti nya saya membawa beberapa menu catering, dan alhamdulillah ini selama saya berjualan ZChicken ini sudah ke 2 kali nya anak-anak panti memilih menu ZChicken" Ujar ibu Rahyu.
Selain melayani pesanan untuk panti asuhan, Rahyu juga tetap membuka outlet ZChicken miliknya di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Provinsi Riau. Selama bulan Ramadhan, outlet Rahyu buka mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB, dengan rata-rata penjualan mencapai 50-60 potong ayam setiap harinya.
Program ZChicken dari BAZNAS bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi mustahik melalui pemberdayaan usaha kuliner. Kehadiran ZChicken tidak hanya membantu Rahyu meningkatkan pendapatan keluarganya, tetapi juga menjadi jalan kebaikan untuk berbagi rezeki dengan anak-anak panti asuhan di Kota Dumai.
BAZNAS akan terus mendorong para pelaku usaha binaan agar semakin berkembang dan berdaya saing. Dukungan masyarakat, baik melalui pesanan maupun donasi, menjadi kekuatan besar untuk mewujudkan kesejahteraan bagi mustahik dan mereka yang membutuhkan.
Kontributor : Laila
Editor : ayu
BERITA29/03/2025 | Humas
BAZNAS dan Ma’had Aly Zainul Hasan Gelar Program 1000 Cahaya Ramadhan
Ma’had Aly Zainul Hasan Genggong bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar program “Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan” dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan 1446 H. Program ini merupakan bagian dari inisiatif BAZNAS yang berlangsung serentak di 162 titik di seluruh Indonesia untuk menanamkan nilai keagamaan dan kepedulian sosial.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus Ma’had Aly Zainul Hasan ini mencakup seminar Ramadhan, Dzikir Ramadhan, serta buka puasa bersama yang diinisiasi oleh mahasantri penerima beasiswa dan pengurus DEMA Ma’had Aly. Program ini juga melibatkan mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang memberikan pendampingan keagamaan bagi anak jalanan, anak yatim, dan penyandang disabilitas.
Peluncuran program ini dilakukan secara daring oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., bersama Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. HM. Imdadun Rahmat, M.Si., melalui kanal YouTube resmi BAZNAS. Dalam sambutannya, Noor Achmad menegaskan pentingnya program ini dalam membentuk generasi yang memiliki kompetensi akademik dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
Mudir Ma’had Aly Zainul Hasan Genggong menyampaikan harapannya agar program ini memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan di kalangan generasi muda.
Kontributor: Nikita Earlene salsabila
Editor: YMK
BERITA29/03/2025 | Humas
BAZNAS Bertransformasi, Permudah Pembayaran Zakat Digital jadi Cepat dan Praktis
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, M.Si., mengajak masyarakat untuk menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi seperti BAZNAS. Dengan layanan pembayaran digital yang praktis dan cepat, BAZNAS memastikan dana yang terkumpul dapat tersalurkan secara tepat sasaran, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil, terluar, dan kurang beruntung. Ia mengatakan, sebagai lembaga resmi yang mengelola zakat secara nasional, BAZNAS terus berinovasi dalam memberikan kemudahan bagi para muzaki.
"Saat ini, pembayaran zakat di BAZNAS semakin mudah berkat sistem digital yang terintegrasi. Kami telah bermitra dengan ratusan kanal pembayaran, baik digital maupun konvensional, sehingga mempermudah masyarakat dalam berzakat. Selain itu, dampak dari zakat yang disalurkan juga dapat diukur secara transparan," ujar Rizaludin beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, masyarakat dapat menunaikan zakat dengan mengakses website resmi baznas.go.id atau menggunakan berbagai platform pembayaran online yang telah bermitra dengan BAZNAS. Untuk memudahkan perhitungan zakat, BAZNAS juga menyediakan fitur kalkulator zakat. Dalam menyalurkan zakat melalui lembaga resmi bukan sekadar soal kemudahan, tetapi juga sesuai dengan ajaran Islam yang telah diterapkan sejak zaman Rasulullah SAW.
"Sejak perintah zakat diturunkan pada tahun kedua Hijriyah, Rasulullah SAW mendirikan lembaga amil zakat untuk memastikan pengelolaan dan distribusi zakat dilakukan dengan baik," jelasnya.
Rizaludin juga mengingatkan bahwa penyaluran zakat secara mandiri dapat berisiko, seperti tidak tepat sasaran atau menimbulkan sifat riya (pamer). Oleh karena itu, sistem pengelolaan profesional sangat diperlukan agar zakat dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan.
"Zakat merupakan instrumen penting dalam pemerataan ekonomi yang harus dikelola secara transparan dan akuntabel," tambahnya.
Selain memberikan bantuan langsung, BAZNAS juga menjalankan program pendampingan bagi penerima zakat agar mereka dapat mandiri secara ekonomi. Program-program ini tidak hanya berfokus pada kebutuhan konsumtif, tetapi juga memberdayakan mustahik agar lebih sejahtera.
"BAZNAS berkomitmen menjadikan zakat sebagai sarana pengentasan kemiskinan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kami menghadirkan berbagai program, seperti beasiswa pendidikan, bantuan biaya kelulusan, Program Rumah Layak Huni, serta distribusi sembako dan kebutuhan pokok bagi masyarakat kurang mampu," ungkap Rizaludin.
Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, seluruh dana yang dikelola oleh BAZNAS diaudit secara berkala oleh auditor independen, dan laporan keuangannya dapat diakses oleh publik sebagai bentuk pertanggungjawaban.
"Kepercayaan masyarakat adalah hal utama dalam pengelolaan zakat. Oleh karena itu, kami selalu memastikan setiap dana yang masuk dikelola dengan penuh tanggung jawab," ujarnya.
Rizaludin juga menekankan bahwa dengan berzakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS, para muzaki turut berkontribusi dalam berbagai program pemberdayaan yang dijalankan.
"Mungkin tidak semua muzaki memiliki waktu untuk membantu langsung mereka yang membutuhkan. Namun, melalui BAZNAS, siapa pun bisa berpartisipasi dalam aksi kebaikan, bahkan dengan nominal donasi yang kecil sekalipun," jelasnya.
Saat ini, rata-rata penghimpunan zakat di BAZNAS mencapai Rp1,2 triliun per tahun. Menariknya, sekitar 70 persen donatur berasal dari kelompok usia 18–40 tahun, menunjukkan bahwa kesadaran generasi muda terhadap pentingnya zakat semakin meningkat.
"Tren ini merupakan sinyal positif bagi perkembangan filantropi Islam di Indonesia. Semakin banyak anak muda yang peduli dengan zakat dan dampaknya terhadap kesejahteraan sosial," kata Rizaludin.
Rizaludin mengajak masyarakat untuk semakin sadar akan pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga resmi demi efektivitas dan kebermanfaatan yang lebih luas.
"Mari bersama-sama menyalurkan zakat dengan cara yang lebih aman, lebih baik, dan lebih tepat sasaran. Terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS. Semoga Allah SWT membalas kebaikan kita semua dengan keberkahan dan rezeki yang melimpah," tutupnya.
Kontributor : harisi
Editor: Ayu
BERITA29/03/2025 | Humas
BAZNAS, Le Minerale, dan Masjid Istiqlal Hadirkan Dropbox Daur Ulang Botol Plastik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Le Minerale dan Masjid Istiqlal meluncurkan dropbox untuk mengumpulkan botol plastik bekas yang nantinya akan didaur ulang. Hasil dari program ini akan dimanfaatkan untuk membantu masyarakat Palestina yang tengah membutuhkan bantuan kemanusiaan.
Inisiatif ini bertujuan untuk mengelola limbah plastik secara lebih bermanfaat, sekaligus mengubahnya menjadi sumber pendanaan bagi program kemanusiaan, baik di Indonesia maupun untuk Palestina.
Turut hadir dalam acara ini Ketua BAZNAS RI Prof. KH. Noor Achmad, M.A., Marketing Director Le Minerale Febri Satria Hutama, Kepala Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat Badan Pengelola Masjid Istiqlal H. Abu Hurairah Abdul Salam, Lc., M.A., serta sejumlah jajaran lainnya.
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., menyampaikan, “Kita tadi sudah mendengarkan bersama-sama bahwa Le Minerale sebagai produk asli Indonesia, yang saat ini namanya bukan hanya besar di Indonesia saja melainkan di dunia. Le Minerale bukan hanya mementingkan perdagangan saja tetapi juga mementingkan kemanusiaan. Melalui kerja sama ini, BAZNAS dan Le Minerale akan membantu Palestina, membantu saudara kita di Palestina."
Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS memiliki komitmen besar dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan, termasuk untuk Palestina. "BAZNAS mengucapkan terima kasih kepada pihak Le Minerale dan Masjid Istiqlal yang saat ini akan bersama meluncurkan dropbox yang akan menampung botol-botol yang akan didaur ulang kembali. Dapat dibayangkan berapa banyaknya botol-botol ini jika dikumpulkan, insya Allah akan banyak sekali kalau dihitung. Bersama kita peduli, peduli akan lingkungan sekitar kita dan peduli terhadap masyarakat Palestina," ujarnya.
Marketing Director Le Minerale, Febri Satria Hutama, menegaskan bahwa program ini tidak hanya sekadar kerja sama bisnis, tetapi juga membangun hubungan kemanusiaan yang lebih luas. "Semangat ukhuwah atau persahabatan yang Le Minerale jalin bersama dengan BAZNAS dan Masjid Istiqlal saat ini mencakup semangat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, maupun ukhuwah basyariyah."
Ia juga menambahkan, "Melalui program peluncuran dropbox diharapkan agar masyarakat tidak membuang sembarangan. Setelah itu kami akan mengolah botol dan dimanfaatkan menjadi alat yang dapat digunakan kembali. Hal ini akan membawa nilai jual ekonomis dengan keuntungan besar, dan hasil dari pengumpulan ini untuk disalurkan kepada saudara-saudara yang membutuhkan baik di Indonesia ataupun Palestina."
Brand Ambassador Le Minerale, Irwansyah, juga menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. "Dengan program daur ulang ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam membantu mereka yang membutuhkan, baik di Palestina maupun di Indonesia. Dan semoga bisa memberikan peluang bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan sesama." ucapnya
Sementara itu, Kepala Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat Badan Pengelola Masjid Istiqlal, H. Abu Hurairah Abdul Salam, Lc., M.A., berharap kerja sama antara Le Minerale dan BAZNAS terus berlanjut.
"Semoga setiap teguk air dan setiap suapan takjil yang diberikan bisa menjadi pahala. Tanpa berhenti berkontribusi, semoga Le Minerale dan BAZNAS terus berkembang tidak hanya sukses secara bisnis, tetapi memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Dan terakhir ada tetap istiqamah dan ikut memakmurkan Masjid Istiqlal dan masjid lain di Indonesia."
Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang berkontribusi dalam menjaga lingkungan sekaligus membantu saudara-saudara di Palestina yang membutuhkan dukungan kemanusiaan.
*Kontributor: Najwa Najihah
*Editor: Mas
BERITA29/03/2025 | Humas
Kolaborasi Investasi Syariah dan Filantropi, BAZNAS Bersama Henan Sekuritas dan BEI Gelar Muzaki & Investor Gathering 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggandeng PT Henan Putihrai Sekuritas (Henan Sekuritas) dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam penyelenggaraan Muzaki & Investor Gathering 2025 di Main Hall BEI, Jakarta, baru-baru ini. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keuangan syariah serta mengajak investor dan muzaki memanfaatkan instrumen investasi berbasis syariah sebagai bagian dari filantropi Islam yang mendukung kesejahteraan umat.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa investasi syariah dan kegiatan filantropi dalam Islam dapat saling melengkapi dalam upaya membangun ekonomi yang berkeadilan.
"Kami di BAZNAS percaya bahwa investasi syariah bukan hanya instrumen keuangan, tetapi juga bagian dari dakwah ekonomi Islam. Melalui Zakat Saham dan Sedekah Saham, para investor dapat mengoptimalkan keuntungan mereka untuk memberikan dampak sosial yang lebih luas," ujarnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah investor saham syariah di Indonesia mengalami peningkatan signifikan, mencerminkan besarnya peluang dalam pengembangan keuangan Islam yang lebih luas dan inklusif.
"Pasar modal syariah terus berkembang dengan kehadiran indeks saham syariah seperti Jakarta Islamic Index (JII) dan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI). Ini adalah bukti bahwa investasi syariah semakin diminati dan memiliki prospek yang cerah," tambahnya.
Sebagai institusi pengelola zakat resmi, BAZNAS melihat sinergi ini sebagai langkah strategis untuk mengajak para muzaki terlibat dalam investasi yang memiliki nilai sosial dan kemanusiaan.
"Kami ingin mengajak para muzaki dan investor untuk tidak hanya mencari keuntungan finansial, tetapi juga turut serta dalam membangun ekonomi umat melalui instrumen investasi syariah yang memiliki nilai filantropi," jelas Noor Achmad.
Salah satu inisiatif yang diperkenalkan dalam acara ini adalah program Zakat Saham dan Sedekah Saham, yang diharapkan dapat menjadi solusi bagi investor untuk menunaikan kewajiban zakat mereka secara lebih mudah dan berdampak luas.
"Dengan adanya program ini, kami berharap masyarakat semakin mudah dalam menunaikan zakatnya, bahkan dari hasil investasi mereka di pasar modal syariah," tegasnya.
Noor Achmad juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses investasi syariah dan meningkatkan partisipasi masyarakat.
"Aplikasi dan platform digital seperti HPX Syariah dan fitur Berkah merupakan solusi modern bagi para muzaki untuk berinvestasi sekaligus berbagi. Teknologi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan keterlibatan dan loyalitas masyarakat terhadap investasi syariah," tutupnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur PT Henan Putihrai Sekuritas, Jurgantara Usman, menegaskan komitmen perusahaan dalam memperluas jangkauan investasi syariah agar dapat dinikmati oleh lebih banyak masyarakat.
"Kami ingin menciptakan ekosistem investasi syariah yang lebih inklusif, di mana keuntungan dari investasi tidak hanya bermanfaat bagi pemilik modal, tetapi juga bagi mereka yang membutuhkan melalui zakat dan sedekah," kata Jurgantara.
Henan Sekuritas juga aktif dalam edukasi keuangan syariah agar semakin banyak masyarakat memahami potensi dan manfaat investasi berbasis syariah.
"Literasi keuangan syariah masih menjadi tantangan. Melalui kerja sama dengan BAZNAS dan BEI, kami berharap semakin banyak masyarakat yang memahami bagaimana investasi syariah dapat menjadi bagian dari strategi keuangan mereka sekaligus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi umat," tambahnya.
Sementara itu, Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, menyambut baik kerja sama ini sebagai upaya konkret dalam memperkuat ekosistem pasar modal syariah di Indonesia.
"Pasar modal syariah memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian nasional. Dengan sinergi antara BAZNAS, Henan Sekuritas, dan BEI, kami berharap dapat meningkatkan pemahaman para muzaki mengenai instrumen keuangan syariah serta membangun kesadaran bahwa investasi dapat menjadi instrumen filantropi berkelanjutan," ujar Jeffrey.
BEI juga terus berupaya menghadirkan regulasi serta inovasi produk yang mendukung perkembangan investasi syariah agar semakin inklusif dan berkelanjutan.
"Kami berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan pasar modal syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Kami juga berharap sinergi antara pasar modal dan filantropi Islam dapat semakin diperkuat melalui berbagai program edukasi, inovasi produk, dan kemitraan strategis seperti acara ini," tutupnya.
Acara Muzaki & Investor Gathering 2025 menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara investasi syariah dan filantropi Islam. Melalui program Zakat Saham dan Sedekah Saham, diharapkan semakin banyak investor yang turut berkontribusi dalam membangun ekonomi berbasis keadilan dan keberkahan.
Kontributor : Najwa Najihah
Editor : Mas
BERITA29/03/2025 | Humas
Cahaya Zakat BAZNAS: Sinergi Muzaki, Amil, dan Mustahik untuk Kesejahteraan Umat
BAZNAS melalui tagline “Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik”, menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga instrumen sosial yang menghubungkan muzaki, amil, dan mustahik dalam satu rantai kebaikan untuk kesejahteraan umat.
Hal tersebut mengemuka dalam Pengajian Berbagi Ilmu Berbagi Pengalaman dengan tema "Nilai Spiritual Ramadhan Menghidupkan Cahaya Zakat bagi Muzaki, Amil, dan Mustahik" yang disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV, baru baru ini.
Acara ini dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Nadratuzzaman Hosen, Kepala LSP BAZNAS RI, Muhammad Choirin, serta para amil BAZNAS dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota yang mengikuti secara daring.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Nadratuzzaman Hosen, menegaskan bahwa zakat di bulan Ramadhan memiliki dimensi ekonomi dan sosial yang sangat besar.
“Tema kita hari ini adalah nilai spiritual Ramadhan menghidupkan cahaya zakat bagi muzaki, amil, dan mustahik untuk saling bersinergi dalam wujudkan kesejahteraan umat. Ini berkaitan erat dengan tagline kita, dan kita ingin memberikan pencerahan tentang makna sebenarnya dari Cahaya Zakat,” ujarnya.
Dalam ekosistem zakat, lanjutnya, peran muzaki, amil, dan mustahik saling terhubung dalam rantai kebaikan yang berkelanjutan.
"Muzaki sebagai pemberi zakat memiliki tanggung jawab untuk menunaikan kewajibannya, amil sebagai perantara bertugas menyalurkan dan mengelola zakat dengan amanah, sedangkan mustahik menerima manfaat zakat yang kemudian dapat mendorong mereka keluar dari lingkaran kemiskinan," jelasnya.
Ia juga menyinggung tantangan ekonomi saat ini, seperti banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) dan usaha yang gulung tikar.
“Kita pernah menghadapi pandemi COVID-19, tetapi Alhamdulillah, pengumpulan zakat tetap meningkat. Ini menunjukkan bahwa semangat berbagi tetap tumbuh di tengah kesulitan,” tambahnya.
Menurut Nadratuzzaman, zakat bukan hanya kewajiban spiritual, tetapi juga solusi ekonomi yang dapat membantu masyarakat dalam situasi sulit, seperti saat ini ketika banyak terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) dan krisis ekonomi.
Dengan semangat tagline “Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik”, Nadratuzzaman mengajak seluruh masyarakat untuk memahami bahwa zakat bukan hanya tentang memberi dan menerima, tetapi membangun ekosistem kesejahteraan yang berkelanjutan.
“Mari kita jadikan zakat sebagai cahaya yang menerangi kehidupan kita dan membawa keberkahan bagi seluruh umat,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala LSP BAZNAS RI, Muhammad Choirin, menekankan bahwa amil memiliki peran strategis sebagai jembatan antara muzaki dan mustahik.
“Sebagai pengelola zakat, amil memiliki peran penting dalam menyalurkan harta umat kepada mereka yang berhak, sehingga membawa manfaat besar bagi masyarakat,” kata Choirin.
Ia menambahkan, amil tidak sekadar bertugas mendistribusikan zakat, tetapi juga memastikan mustahik mendapatkan manfaat yang berkelanjutan.
Dari sisi muzaki, lanjutnya, zakat memberikan berbagai manfaat spiritual.
“Bagi muzaki, zakat adalah jalan mencapai keberkahan hidup, baik di dunia maupun akhirat. Zakat menjadi penghapus dosa dan pembawa ketenangan hati,” ungkap Choirin.
Bagi mustahik, kata Choirin, zakat adalah cahaya harapan untuk kehidupan yang lebih baik.
“Melalui zakat, banyak mustahik yang dientaskan dari kemiskinan, memperoleh pendidikan, dan memperbaiki kondisi ekonomi mereka,” ungkap Choirin.
“Bantuan zakat tidak hanya mengurangi beban materi, tetapi juga memberikan kedamaian dan harapan baru dalam hidup. Ini mengingatkan bahwa ada hubungan spiritual yang kuat antara muzaki dan mustahik, yakni saling membantu dalam kebaikan,” ucapnya.
Kontributor : Nova
Editor : Mas'ud
BERITA29/03/2025 | Humas
BAZNAS RI Terima Kunjungan Penasihat Presiden Palestina untuk Mempererat Kerja Sama Bantuan Kemanusiaan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima kunjungan dari Penasihat Presiden Palestina untuk Urusan Agama, Hubungan Islam, dan Menteri Hakim Negara Palestina, H.E. Dr. Mahmoud Al-Habbash, di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, baru baru ini. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dalam pengiriman bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina.
Dalam kunjungan tersebut, Dr. Mahmoud Al-Habbash didampingi oleh Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Dr. Zuhair Al-Shun, dan diterima oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., bersama Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, serta beberapa anggota lainnya.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa dukungan Indonesia terhadap Palestina merupakan bagian dari komitmen umat Islam Indonesia dalam membantu sesama yang sedang mengalami kesulitan. "Indonesia dan Palestina memiliki hubungan yang erat, baik secara historis maupun emosional. Oleh karena itu, BAZNAS RI bersama masyarakat Indonesia akan terus mendukung perjuangan rakyat Palestina, baik melalui bantuan kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, maupun program sosial lainnya," ujarnya.
Kiai Noor juga menegaskan pentingnya transparansi dalam penyaluran bantuan agar sampai ke masyarakat yang membutuhkan. "Kami memastikan bahwa setiap bantuan dari masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui BAZNAS RI sampai langsung kepada masyarakat Palestina. Kami juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar bantuan tersebut tepat sasaran dan tidak disalahgunakan," tambahnya.
Kiai Noor menjelaskan bahwa BAZNAS siap memperluas kerja sama dengan pemerintah Palestina, terutama dalam program rekonstruksi Gaza pascagencatan senjata. "Kami tidak hanya ingin memberikan bantuan dalam bentuk darurat, tetapi juga dalam jangka panjang. Kami ingin melihat masyarakat Palestina bisa lebih berdaya, mandiri, dan memiliki akses terhadap pendidikan serta layanan kesehatan yang layak. BAZNAS siap membantu program rekonstruksi Gaza, untuk membangun masjid, sekolah, dan rumah sakit," jelasnya.
Kiai Noor berharap BAZNAS RI dapat segera mengirimkan tim ke Palestina untuk memastikan efektivitas dan transparansi dalam program bantuan kemanusiaan yang diberikan.
Sementara itu, Menteri Hakim Negara Palestina, H.E. Dr. Mahmoud Al-Habbash, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang terus diberikan oleh Indonesia, termasuk BAZNAS RI. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Indonesia yang terus berkomitmen membantu kami sejak awal sampai saat sekarang ini, dan untuk selanjutnya kami akan berkoordinasi lebih intensif sehingga kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan masyarakat Palestina bisa dipenuhi dengan cara yang transparan dan cepat, tidak ada yang ditutup-tutupi, tidak ada yang disalahgunakan, semuanya untuk masyarakat Palestina," ujarnya.
Dr. Al-Habbash juga menekankan pentingnya kerja sama dengan Indonesia untuk memastikan bantuan kemanusiaan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. "Presiden Palestina menunjuk saya untuk menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk menggalang kepedulian dan dukungan internasional agar warga Gaza tetap berada di tanah airnya. Inilah mengapa saya hadir di sini, untuk menjalin komunikasi yang intens dengan Indonesia, dengan BAZNAS, agar bantuan-bantuan dari Indonesia untuk masyarakat Palestina tidak disalahgunakan oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab," jelasnya.
Dr. Al-Habbash mengundang BAZNAS RI untuk melihat langsung kondisi masyarakat Palestina dan memperkuat kerja sama dalam distribusi bantuan. "Kami siap memperkuat kerja sama dengan pihak Indonesia, termasuk BAZNAS. Kami akan menyambut baik jika pihak Indonesia, pihak BAZNAS, nanti dapat hadir di Palestina, bersama-sama dengan kami melihat realita yang terjadi di sana, dan kami akan siap memfasilitasi apapun yang dibutuhkan di sana," tambahnya.
Hadir dalam pertemuan tersebut Pimpinan BAZNAS bidang Perencanaan Prof. Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Sumber Daya Manusia dan Umum, Kolonel Caj (Purn) Drs. Nur Chamdani, Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc, serta Pimpinan BAZNAS RI bidang Koordinasi Nasional, KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA.
Hadir juga beberapa pejabat dari pemerintah Palestina yang mendampingi Menteri Hakim Palestina, di antaranya Penasehat Khusus Menteri Hakim Palestina Khaled Baroud, Asisten Pribadi Menteri Hakim Palestina Mohammed Alrozzi, serta Sekretaris Dubes Palestina dan Protokol untuk Delegasi Palestina, Febriansyah Putra Djaya Indra.
Kontributor: Asna Ayu Naraya
Editor: Mas
BERITA29/03/2025 | Humas
BAZNAS RI dan Yonif 201/JY Bagikan Ribuan Hidangan Berkah Ramadhan di Jakarta Timur
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 201/Jaya Yudha menyalurkan paket Hidangan Berkah Ramadhan untuk berbuka puasa di Jl. Raya Bogor Km 26, Pekayon, Jakarta Timur, baru baru ini.
Kegiatan ini berlangsung selama beberapa waktu lalu, dengan total 3.000 paket makanan nasi dan takjil didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama pengemudi ojek online dan pekerja rentan.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., mengungkapkan program ini merupakan bentuk sinergi kebaikan antara BAZNAS dan Yonif 201/Jaya Yudha guna membantu sesama di bulan suci Ramadan.
“Ramadan adalah bulan penuh berkah, di mana kita dianjurkan untuk berbagi dengan sesama. Melalui program ini, BAZNAS bersama Yonif 201/JY berupaya menghadirkan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Saidah Sakwan dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Selain menyalurkan bantuan kepada penerima manfaat, program ini juga bertujuan untuk memberdayakan pedagang kecil dan UMKM binaan BAZNAS melalui penyediaan dapur umum serta takjil berupa ZFood.
“Bahan makanan yang digunakan dalam program ini dibeli langsung dari UMKM binaan BAZNAS dan pasar tradisional lokal. Jadi, selain memberikan manfaat bagi penerima hidangan, program ini juga mendukung perekonomian para pedagang kecil,” jelasnya.
Saidah menegaskan bahwa dalam proses memasak, tim BAZNAS memastikan standar kebersihan dan kualitas yang tinggi agar makanan yang disalurkan tetap sehat dan layak konsumsi.
“Sejak pagi, tim Dapur Sehat Ramadhan dan relawan sudah mulai memasak dengan penuh ketelitian. Setiap tahap, mulai dari pemilihan bahan hingga proses memasak, dilakukan sesuai standar pengolahan makanan yang higienis dan berkualitas,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Yonif 201/JY yang telah bersinergi dalam mendistribusikan makanan kepada masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dan kolaborasi dari Yonif 201/JY yang turut serta dalam pendistribusian Hidangan Berkah Ramadhan ini. Sinergi ini menunjukkan bahwa kebersamaan adalah kunci dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Saidah.
“Semoga program ini bisa berjalan dengan lancar dan menjangkau lebih banyak saudara kita yang membutuhkan. Kami juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam aksi kebaikan ini agar semakin banyak yang merasakan kebahagiaan Ramadan,” tambahnya.
Sementara itu, Komandan Batalyon Infanteri 201/Jaya Yudha Letkol Inf M. Alharidz Unus, S.Sos., M.I.P menekankan pentingnya berbagi kepada sesama di bulan penuh berkah ini.
"Berbagi takjil gratis ini bukan hanya sekedar untuk memberi manfaat bagi yang membutuhkan, tetapi juga untuk meningkatkan kepedulian kita terhadap masyarakat serta memperkuat keimanan dan ketakwaan prajurit," ujarnya.
Ia berharap, melalui kegiatan berbagi ini, masyarakat semakin merasakan kehadiran TNI di tengah-tengah mereka serta memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di bulan suci.
"Semoga dengan takjil ini bisa menambah kenikmatan saat berbuka puasa dan menjadi ladang amal ibadah kita semua," tutupnya.
Kontributor : Yasyfa
Editor : Mas
BERITA29/03/2025 | Humas
BAZNAS RI dan Kao Indonesi Gelar Edukasi PHBS, Santunan Yatim di Masjid Istiqlal
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Kao Indonesia menyelenggarakan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pemberian santunan untuk anak yatim di Masjid Istiqlal, Jakarta.
Kegiatan #KaoBERSINAR ini melibatkan penyaluran produk detergen Attack Jaz1 untuk 40 masjid di wilayah Jabodetabek, edukasi PHBS, dan santunan untuk anak-anak yatim di Masjid Istiqlal.
Acara ini dihadiri oleh Dr. HM Imdadun Rahmat, M.Si, Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, yang diwakili oleh Eka Budhi Sulistyo, Direktur Pendayagunaan dan Penyaluran UPZ dan CSR BAZNAS RI, KH. Abu Hurairah Abd. Salam, Lc, MA, Kabid Sosial dan Pemberdayaan Umat Masjid Istiqlal, serta Wisik Restu, Associate Vice President Legal, Compliance, Industrial Relations, dan Corporate Communications PT Kao Indonesia.
Dr. HM Imdadun Rahmat, M.Si, dari BAZNAS RI menyampaikan rasa terima kasih atas kolaborasi antara Kao Indonesia dan BAZNAS dalam kegiatan Ramadan kali ini.
"Saya sangat mengapresiasi kolaborasi sinergis yang kembali terjalin antara Kao Indonesia dan BAZNAS dalam rangkaian kegiatan di bulan Ramadan ini. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan," ujarnya.
Lebih lanjut, Imdadun Rahmat menekankan pentingnya edukasi PHBS untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan, terutama di bulan Ramadan.
"Melalui edukasi PHBS ini, kami ingin mendorong anak-anak sejak dini untuk memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, sehingga nantinya mereka dapat tumbuh dengan pola hidup sehat yang lebih baik," jelasnya.
Sementara itu, Wisik Restu, Associate Vice President Kao Indonesia, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi sosial Kao Indonesia dalam mendukung gaya hidup bersih dan sehat.
"Kegiatan ini menjadi wujud nyata misi Kao Indonesia untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Kami berharap, melalui kegiatan ini, tubuh yang bersih dan sehat serta alat salat yang harum dan nyaman dapat menambah kenyamanan dalam beribadah, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat," ujarnya.
Wisik Restu juga mengungkapkan apresiasi terhadap BAZNAS yang mendukung dan telah membantu keberhasilan kegiatan ini.
"Dengan kolaborasi sinergis bersama BAZNAS yang memiliki kesamaan nilai dengan Kao Indonesia, kami yakin dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat untuk terus menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat di keseharian mereka, terutama di bulan Ramadan ini," ucapnya.
Kontributor: Asna Ayu Naraya
Editor: Mas
BERITA29/03/2025 | Humas
Ayam Krispi ZChicken Menu Berbuka Andalan di Masjid Agung Syekh Yusuf
Beberapa waktu yang lalu, Ibu Febriany, pemilik gerai ZChicken di Desa Biring Balang, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, merasakan berkah Ramadhan melalui usahanya. Berkat bantuan modal, peralatan, dan pendampingan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), ia berhasil mendapatkan pesanan 100 paket ayam krispi untuk berbuka di Masjid Agung Syekh Yusuf.
"Alhamdulillah, berkat dukungan dari BAZNAS, usaha saya semakin berkembang. Pesanan ini menjadi berkah luar biasa bagi saya dan keluarga. Semoga program BAZNAS bisa terus membantu UMKM lain untuk maju," ujar Ibu Febriany.
Program pemberdayaan ekonomi dari BAZNAS seperti ZChicken bertujuan membantu pelaku usaha kecil agar lebih mandiri dan berkembang. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan semakin banyak UMKM yang merasakan manfaat dan bisa menjadi bagian dari keberkahan Ramadhan.
Kontributor : Fikri
Editor : NOV
BERITA29/03/2025 | Humas
Ramadhan Membawa Berkah, Kreativitas Amrina Tingkatkan Pesanan Jilbab Motif Aceh
Beberapa waktu yang lalu, Ramadhan membawa berkah bagi Amrina, mitra BMD Aceh di Desa Cot Paya, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar. Berkat kreativitasnya dalam membuat jilbab bordir motif Aceh, pesanan meningkat drastis. Dengan bantuan permodalan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Amrina dapat memenuhi pesanan tanpa harus terjerat riba.
"Alhamdulillah, berkat bantuan BAZNAS, saya bisa menambah produksi jilbab tanpa harus khawatir dengan pinjaman berbunga. Pesanan semakin banyak, dan usaha ini semakin berkembang," ujar Amrina.
BAZNAS terus berkomitmen untuk mendukung pelaku usaha mikro agar lebih mandiri dan berkembang. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan semakin banyak UMKM yang dapat tumbuh dan memperkenalkan produk lokal ke pasar yang lebih luas, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah.
Kontributor : Fikri
Editor : NOV
BERITA29/03/2025 | Humas
Cendekia BAZNAS Al-Azhar Mesir Raih Delegasi Terbaik di Turki
Beberapa waktu yang lalu, Shaquille Alif Deandi Sofiyan, awardee Beasiswa Cendekia BAZNAS dari Universitas Al-Azhar Mesir jurusan Ushuluddin, berhasil meraih gelar The Best Delegate dalam acara International Golden Youth Empowerment Summit 2024 di Turki. Dalam forum internasional ini, ia mempresentasikan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 16 dengan tema "Peace, Justice & Strong Institutions", yang berfokus pada penguatan masyarakat inklusif dan damai, keadilan bagi semua, serta pembangunan kelembagaan yang efektif dan akuntabel.
“Everybody wants to be somebody, but nobody wants to be nobody. If someone has will or wants to be a nobody, then he will become a somebody,” ujar Shaquille, mengungkapkan motivasi dan filosofi yang dipegangnya dalam meraih prestasi.
Program ini menjadi wadah besar bagi Shaquille untuk membangun jejaring global, memperluas wawasan internasional, serta meningkatkan keterampilan komunikasi dan kepemimpinan multikultural. BAZNAS terus berkomitmen dalam mendukung pendidikan dan pemberdayaan generasi muda agar dapat berkontribusi secara global, membawa nama baik Indonesia di kancah dunia.
Kontributor : Fikri
Editor : NOV
BERITA29/03/2025 | Humas
Peserta Beasiswa BAZNAS Ciptakan Inovasi Dakwah Berbasis Digital
Beberapa waktu yang lalu, Nirwan Wahyudi, penerima Beasiswa Riset BAZNAS jenjang Doktoral, berhasil meraih gelar Doktor dengan predikat cumlaude dari UIN Alauddin Makassar. Disertasinya yang berjudul "Pengembangan Prototipe Aplikasi Dakwah Maps di Majene, Sulawesi Barat" menarik perhatian karena inovasinya dalam dakwah digital.
Dakwah Maps adalah aplikasi peta dakwah digital yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas dan ketepatan sasaran dakwah. Aplikasi ini menyediakan informasi komprehensif mengenai profil masjid, demografi jemaah, isu-isu prioritas dakwah, serta preferensi organisasi dan paham keagamaan masyarakat setempat. Kepala Kantor Kemenag Majene, Dr. H. Syamsuhri Halim, M.Pd., menyambut baik inovasi ini dan merekomendasikan Dakwah Maps untuk diuji coba di sejumlah masjid percontohan di Majene.
"Dakwah bukan sekadar berkata, tapi juga membaca dan menyentuh realita; bukan hanya menyeru, tapi juga memahami yang dituju; bukan sebatas mengajak umat, tapi juga menggerakkannya kepada maslahat," ujar Nirwan.
BAZNAS terus berkomitmen dalam mendukung riset dan inovasi di bidang keislaman, termasuk dalam pengembangan dakwah digital. Diharapkan, aplikasi Dakwah Maps dapat diimplementasikan secara luas dan memberikan manfaat nyata bagi penguatan dakwah di era modern.
Kontributor : Fikri
Editor : NOV
BERITA29/03/2025 | Humas
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Berbuka Puasa untuk Warga Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga Palestina dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui program Hidangan Berbuka Palestina. Sebanyak 1.150 paket makanan berbuka puasa disalurkan kepada warga di Jalur Gaza, Al-Quds, dan Tepi Barat.
Bantuan ini disalurkan melalui kerja sama dengan Althouri-Silwan Women's Center (AWC). Selain menyediakan hidangan berbuka, BAZNAS juga menyiapkan bantuan lain seperti Paket Baju Lebaran, Paket Ramadhan Bahagia, serta Hadiah Lebaran untuk masyarakat Palestina.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk solidaritas masyarakat Indonesia terhadap rakyat Palestina yang menghadapi kesulitan akibat konflik dan blokade berkepanjangan.
“BAZNAS bekerja sama dengan lembaga lokal di Gaza, Althouri-Silwan Women's Center (AWC), menyalurkan paket berbuka bagi warga Palestina di Gaza. Semoga bantuan ini dapat membantu umat Muslim di sana menjalankan ibadahnya dengan baik,” ujar Kiai Noor di Jakarta.
Ia menambahkan bahwa bantuan ini berasal dari masyarakat Indonesia yang menyalurkan donasinya melalui BAZNAS, dengan harapan dapat meringankan beban rakyat Palestina, terutama di bulan suci Ramadhan.
“Kami berharap langkah kecil ini dapat memberikan sedikit kebahagiaan dan harapan bagi mereka di tengah situasi yang sulit. Bantuan ini juga menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama,” kata Kiai Noor.
Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan baju lebaran untuk warga Gaza agar mereka dapat menghadapi musim dingin dengan lebih nyaman. Tak hanya itu, Paket Ramadhan Bahagia yang berisi sembako khas Gaza juga turut diberikan kepada masyarakat setempat.
Ketua Satgas Palestina sekaligus Wakil Ketua BAZNAS RI, Mo Mahdum, mengajak masyarakat Indonesia untuk terus berpartisipasi dalam memberikan bantuan bagi rakyat Palestina, terutama selama bulan Ramadhan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan partisipasi dalam membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, terutama di Palestina,” ujar Mo Mahdum.
Mari bantu saudara-saudara kita di Palestina dengan bersedekah melalui Dompet Solidaritas Palestina BAZNAS di rekening:
BSI 100.426.6893
a.n. Badan Amil Zakat Nasional
Atau melalui link: baznas.go.id/bantupalestina
Layanan BAZNAS
wa.me/6281188821818
[email protected]
Kontributor : Yasyfa
Editor : Mas
BERITA29/03/2025 | Humas
BAZNAS RI Dukung UMKM Mustahik Melalui Peluncuran ZCorner Ramadhan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, baru-baru ini meluncurkan ZCorner Ramadhan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Program ini bertujuan untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mustahik binaan.
ZCorner Ramadhan merupakan pusat kuliner halal yang mengintegrasikan berbagai produk binaan BAZNAS RI, seperti ZCoffee, ZMart, ZChicken, serta berbagai produk kuliner halal lainnya. Dengan adanya konsep pemasaran bersama dalam satu wilayah, program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM mustahik. Khusus di Kabupaten Kuningan, sebanyak 15 pedagang dari ekosistem ZCorner turut serta dalam program ini dengan berbagai jenis usaha.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menjelaskan bahwa ZCorner Ramadhan merupakan langkah strategis BAZNAS dalam membangun ekosistem pemasaran yang solid bagi UMKM binaan.
"ZCorner Ramadhan adalah wujud nyata keberpihakan BAZNAS terhadap UMKM binaan yang berasal dari golongan fakir miskin. Dengan adanya program ini, kami ingin memastikan bahwa UMKM mustahik mendapatkan peluang lebih besar untuk berkembang dan mencapai kemandirian ekonomi," ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Selain menjadi pusat kuliner halal, ZCorner Ramadhan juga menghadirkan berbagai kegiatan tematik, seperti ZCorner Berbagi, pertunjukan seni dan perlombaan Islami, serta promosi dan pemasaran digital.
"Kami berharap program ini dapat menarik lebih banyak konsumen dan memperluas jaringan pemasaran bagi UMKM binaan," tambahnya.
Memanfaatkan momentum Ramadhan 1446 H, Saidah menekankan bahwa program ini dapat meningkatkan skala usaha mustahik serta menciptakan keberlanjutan ekonomi bagi UMKM binaan.
"Dengan strategi moving out 'Mustahik to Muzaki', kami optimistis bahwa ZCorner Ramadhan dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kesejahteraan umat dan memperkuat ekonomi berbasis zakat di Indonesia. Program ini juga diharapkan menjadi percontohan yang dapat direplikasi oleh BAZNAS di tingkat provinsi dan kabupaten/kota lainnya," jelasnya.
"Melalui upaya ini, BAZNAS ingin memastikan bahwa peningkatan pendapatan UMKM, penciptaan lapangan kerja baru, serta pengentasan kemiskinan dapat terwujud secara berkelanjutan," lanjutnya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Drs. HR Yayan Sofyan, MM, menyampaikan apresiasi atas peluncuran ZCorner Ramadhan di wilayahnya.
Menurutnya, program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan mustahik, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk berbagi.
"Kami bangga dan berterima kasih atas perhatian BAZNAS RI terhadap Kabupaten Kuningan," ujar Yayan.
"ZCorner Ramadhan ini akan menjadi pusat kegiatan ekonomi dan sosial selama bulan suci, di mana UMKM binaan dapat meningkatkan omzetnya, sementara para penderma juga dapat berpartisipasi dalam aksi berbagi seperti ZCorner Berbagi, penyediaan makanan berbuka puasa, serta berbagai aktivitas tematik lainnya," lanjutnya.
Dalam pelaksanaannya, ZCorner Ramadhan diharapkan dapat mengoptimalkan tradisi berbuka puasa bersama di masyarakat, sehingga turut mendorong peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha kuliner.
Kontributor: Izar
Editor: Mas
BERITA26/03/2025 | Humas
Permudah Layanan ZIS, BAZNAS dan BCA Syariah Jalin Kerja Sama
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menandatangani nota kesepahaman dengan PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) terkait penyediaan dan pemanfaatan layanan jasa perbankan. Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam penyaluran Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) bagi masyarakat.
Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Ketua BAZNAS RI Prof Dr KH Noor Achmad, MA bersama Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum dan Direktur BCA Syariah Ina Widjaja, di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, baru baru ini. Melalui kerja sama ini, BAZNAS dan BCA Syariah berupaya meningkatkan sinergi dalam penghimpunan dan penyaluran zakat, memperluas aksesibilitas layanan zakat, meningkatkan literasi dan inklusi, serta mengembangkan digitalisasi layanan pembayaran zakat.
"Bulan Ramadhan adalah momentum terbaik bagi masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Kolaborasi dengan BCA Syariah ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk menghadirkan kemudahan dalam pelayanan kepada masyarakat untuk menunaikan pembayaran ZIS," ujar Noor Achmad.
"Dengan adanya kemudahan akses dan layanan yang kita berikan untuk masyarakat, semoga semakin banyak nasabah yang tergerak untuk menunaikan zakat. Sehingga kontribusi zakat yang dihimpun dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Kami juga berharap kerja sama dengan BCA ini dapat terus berlanjut dan berkembang," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, BCA Syariah turut menyerahkan dana zakat nasabah yang terkumpul melalui fitur autodebet zakat dari bagi hasil tabungan nasabah. Dana zakat tersebut akan disalurkan kepada mustahik melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum menyambut baik kerja sama ini. "Kerja sama dengan BAZNAS sudah berjalan lama dan solid. Sebagai Bank Syariah, kami turut mendukung kemudahan akses layanan zakat melalui fasilitas transaksi digital yang kami miliki. Kami berharap kerja sama ini dapat semakin meningkatkan kemudahan penghimpunan zakat, menjangkau lebih banyak muzaki dan pada akhirnya memberikan manfaat lebih luas bagi umat," ujarnya.
Masyarakat dapat menyalurkan ZIS melalui aplikasi BSya by BCA Syariah dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Buka aplikasi BSya by BCA Syariah
2. Pilih menu Transfer
3. Pilih Transfer ke Rek. BCA Syariah
4. Pilih Daftar Transfer Zakat dan Donasi
5. Pilih nomor rekening
6. Masukkan nominal
Atau dengan melakukan transfer ke rekening: Bank BCA Syariah 0011.5555.10 a.n. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)
Muzaki juga dapat memperoleh Bukti Setor Zakat (BSZ) sebagai pengurang pajak (PTKP) dengan menghubungi layanan BAZNAS melalui WhatsApp di wa.me/6281188821818 atau email [email protected].
Kontributor: Natasya Aurel Maulidya
Editor: Mas
BERITA26/03/2025 | Humas
BAZNAS Hadirkan Mesin Daur Ulang Plastik untuk Dukung Keberlanjutan Lingkungan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama PT Gateway Container Line, Mall AEON, dan Plasticpay berkolaborasi dalam menghadirkan Reverse Vending Machine (RVM). Mesin ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah plastik serta mendukung program keberlanjutan lingkungan.
Reverse Vending Machine (RVM) merupakan alat yang dirancang untuk mengelola limbah botol plastik dengan sistem insentif. Pengguna yang memasukkan botol plastik ke dalam mesin ini akan mendapatkan manfaat tertentu sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam program daur ulang.
Peluncuran mesin ini dihadiri oleh Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI Eka Budi Sulistyo, Direktur Utama PT Gateway Container Line Hesty Rosmawaty, Chief Operating Officer Plasticpay Yan Kurniawan, serta General Manager Mall Operation Michael Ignacius Franky Rambi, yang digelar di Mall AEON, Jakarta, baru baru ini.
Dalam sambutannya, Eka Budi Sulistyo menegaskan pentingnya kerja sama ini dalam menjaga lingkungan.
“Kolaborasi ini menjadi niat baik untuk menyelamatkan bumi kita. Sama seperti halnya silaturahmi memperpanjang umur kita, tujuan dari kolaborasi ini agar kita dapat memperpanjang umur bumi kita,” ujar Eka.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara BAZNAS, PT Gateway Container Line, Mall AEON, dan Plasticpay merupakan langkah nyata dalam mendukung pelestarian lingkungan.
“Saat ini BAZNAS sedang melakukan Program Green Zakat. Dengan tujuan untuk mengembangkan semangat mendaur ulang yang dapat kita kelola di lingkungan masyarakat,” lanjutnya.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA menyambut baik kerja sama ini.
“BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural akan terus membersamai syiar mengenai pengelolaan botol plastik. Melalui Reverse Vending Machine sekarang banyak barang yang dapat dikembangkan bersama. BAZNAS sebagai prioritas, berharap bisa kelola botol plastik daur ulang dan akan kita kuatkan bersama sampai di berbagai daerah,” katanya.
Ia juga mengapresiasi PT Gateway Container Line, Mall AEON, dan Plasticpay atas kerja sama dalam menghadirkan mesin ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami sangat mengapresiasi upaya dari semua pihak yang telah berkontribusi dalam program ini. Harapannya, inisiatif ini dapat terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam pengelolaan sampah plastik secara lebih baik,” ujar Saidah.
Direktur Utama PT Gateway Container Line Hesty Rosmawaty juga menyatakan dukungannya terhadap inisiatif ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.
“Hal ini bukan hanya terkait tanggung jawab saja, kita mau lakukan kolaborasi dan bisnis kita mengenai sustainability melalui pengelolaan plastik. Kolaborasi kita bersama juga fair karena kita ada laporan mengenai jumlah berapa botol dan carbon print. Kerja sama ini menjadi gerbang untuk melaksanakan inisiatif, tidak hanya terkait sosial, tetapi menjadi sustainability bisnis kita masing-masing,” katanya.
Chief Operating Officer Plasticpay Yan Kurniawan menambahkan bahwa kehadiran RVM ini merupakan langkah konkret dalam mengubah perilaku masyarakat terhadap daur ulang plastik.
“Kolaborasi ini sangat baik karena masyarakat bisa mengambil peran dan berpartisipasi. Harapan untuk kolaborasi ke depannya memilah botol plastik ini bisa menjadi budaya dan habit di masyarakat kita. Terima kasih kepada BAZNAS, Gateway dan AEON Mall, kolaborasi ini tidak berhenti sampai di sini semoga akan banyak Reverse Vending Machine yang akan ditaruh di mall-mall,” katanya.
Selain itu, General Manager Mall Operation Michael Ignacius Franky Rambi turut menyambut baik pemasangan RVM sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan lingkungan.
“AEON Mall ingin mengucapkan terima kasih karena telah mengajak kami dalam melakukan suatu kebaikan. Hal ini sesuai dengan visi-misi AEON Mall, yaitu ingin terlibat langsung ke dalam gerakan Eco Green. Kami senang melihat masyarakat sangat antusias menyambut RVM ini. Semoga ke depannya kita dapat menciptakan banyak kegiatan yang bermanfaat seputar meningkatkan kebersihan lingkungan dan pelestarian alam,” ujarnya.
Kontributor: Natasya Aurel M
BERITA26/03/2025 | Humas
BAZNAS dan Kemnaker RI Siap Bersinergi Tingkatkan Kesejahteraan Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menjajaki kerja sama strategis dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI guna meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui program ketenagakerjaan dan pemberdayaan ekonomi.
Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., melakukan kunjungan ke kantor BAZNAS RI, Jakarta, baru baru ini untuk membahas potensi sinergi dalam meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat prasejahtera.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyambut baik inisiatif kerja sama ini dan menegaskan pentingnya kolaborasi untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik.
"Kami menyambut baik inisiatif dari Kemnaker RI untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik. Kolaborasi ini sangat penting dalam upaya meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kerja sama ini dapat membuka peluang baru bagi mustahik agar lebih mandiri secara ekonomi.
"Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat menghadirkan program pelatihan keterampilan dan pelatihan kerja atau magang bagi para mustahik, sehingga mereka bisa lebih berdaya dan memiliki peluang kerja yang lebih baik," tambahnya.
Menurut Noor Achmad, sinergi antara BAZNAS dan Kemnaker akan memperkuat ekosistem zakat yang lebih produktif.
"Kami di BAZNAS terus berupaya mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk mengentaskan kemiskinan. Dukungan dari Kemnaker RI akan sangat membantu dalam membangun model pemberdayaan yang berkelanjutan," katanya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya program berbasis pelatihan kerja bagi mustahik agar dapat terserap di dunia kerja.
"Kami ingin memastikan bahwa mustahik yang kami bantu tidak hanya mendapatkan bantuan sesaat, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat membawa mereka keluar dari garis kemiskinan," tegasnya.
Sebagai langkah awal, BAZNAS siap berkolaborasi dengan Kemnaker dalam berbagai program yang mendukung peningkatan kesejahteraan mustahik.
"Kami berharap ada program konkret yang bisa segera dijalankan, seperti pelatihan keterampilan berbasis kebutuhan industri, pelatihan kerja atau magang, dan akses lowongan pekerjaan untuk penyandang disabilitas," ucapnya.
Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung kerja sama dengan BAZNAS guna memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya mustahik.
"Kami melihat BAZNAS memiliki peran strategis dalam pemberdayaan ekonomi umat. Oleh karena itu, kami ingin menjalin kerja sama dalam berbagai program yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka yang membutuhkan," ujarnya.
Ia menekankan bahwa program pelatihan kerja dapat menjadi solusi dalam mengurangi pengangguran di kalangan masyarakat prasejahtera.
"Kemnaker siap bersinergi dengan BAZNAS untuk menghadirkan program pelatihan dan sertifikasi keterampilan bagi mustahik, agar mereka memiliki daya saing di pasar tenaga kerja," jelasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya dukungan bagi pekerja penyandang disabilitas dari kalangan mustahik agar mereka dapat berkembang.
"Kami juga ingin memastikan penyandang disabilitas dan para pekerja penyandang disabilitas dapat memperoleh pendampingan, pelatihan skill yang memadai, dan kontrak kerja yang lebih panjang," tambahnya.
Ia optimistis kerja sama antara Kemnaker dan BAZNAS akan membawa dampak positif bagi masyarakat.
"Kami yakin kolaborasi antara Kemnaker dan BAZNAS akan membawa dampak positif bagi masyarakat. Dengan program yang tepat, kita bisa membantu mustahik menjadi lebih mandiri dan sejahtera," tutupnya.
Dengan adanya penjajakan kerja sama ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS dan Kemnaker RI dapat segera diwujudkan dalam bentuk program konkret yang memberikan manfaat luas bagi mustahik dan dunia ketenagakerjaan di Indonesia.
Kontributor: Natasya Aurel M
Editor: Mas
BERITA26/03/2025 | Humas
BAZNAS RI dan MNC Sekuritas Permudah Layanan Zakat serta Infak Saham Lewat MotionTrade
BAZNAS RI menjalin kerja sama dengan MNC Sekuritas dalam pemanfaatan platform digital MotionTrade guna meningkatkan kemudahan dan aksesibilitas bagi masyarakat dalam menyalurkan zakat serta infak saham.
Penandatanganan kerja sama antara BAZNAS RI dan MNC Sekuritas dalam pengumpulan zakat serta infak saham melalui aplikasi MotionTrade dilakukan di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, baru baru ini. Acara ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., serta Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina.
Ketua BAZNAS RI Prof Dr KH Noor Achmad, MA mengatakan BAZNAS terus melakukan inovasi dengan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sektor keuangan dan investasi, seperti MNC Sekuritas, dalam pemanfaatan platform digital untuk penghimpunan zakat dan infak saham.
"Dengan meningkatnya penggunaan platform digital dalam transaksi keuangan, BAZNAS melihat peluang untuk memperluas jangkauan pengumpulan zakat dan sedekah melalui ekosistem investasi yang modern," ujar Kiai Noor.
Ia juga menambahkan bahwa semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya investasi syariah, termasuk saham syariah. Melalui kerja sama ini, investor tidak hanya dapat berinvestasi sesuai prinsip syariah, tetapi juga lebih mudah menyalurkan zakat dan infak dari keuntungan atau kepemilikan saham mereka.
"Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam upaya mempermudah masyarakat menunaikan kewajiban zakat dan menyalurkan sedekah melalui instrumen investasi yang modern dan sesuai dengan prinsip syariah," lanjutnya.
Kiai Noor berharap, dengan adanya kerja sama ini, penghimpunan zakat serta infak saham dapat meningkat, sehingga semakin banyak masyarakat yang menerima manfaat dari berbagai program sosial dan pemberdayaan yang dikelola oleh BAZNAS.
Di sisi lain, Direktur Utama MNC Sekuritas menjelaskan bahwa MNC Sekuritas telah mengembangkan filantropi pasar modal sejak 2019. Saat ini, investor dapat dengan lebih mudah menyalurkan zakat, wakaf, serta infak melalui menu Filantropi di aplikasi MotionTrade. Selain praktis karena bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja, donasi melalui MotionTrade juga sangat terjangkau, yakni mulai dari satu lembar saham (odd lot) untuk donasi saham dan Rp1.000 untuk donasi tunai.
"Pertumbuhan akun syariah di MNC Sekuritas pada tahun 2024 naik signifikan sebesar 308% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, transaksi syariah tahun 2024 juga tumbuh double digit YoY. Ke depannya, MNC Sekuritas akan terus mengembangkan pasar modal syariah, termasuk dengan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak seperti BAZNAS," jelas Susy.
Sebagai bagian dari peluncuran kerja sama filantropi ini, MNC Sekuritas dan BAZNAS juga menginisiasi program donasi yang berlangsung sejak beberapa waktu lalu. Investor diajak untuk memberikan donasi uang maupun saham melalui aplikasi MotionTrade. Dana yang terkumpul akan disalurkan dalam bentuk layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu di Desa Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.
Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan, pengobatan, serta pemberian vitamin secara gratis bagi warga yang membutuhkan. Selain menyalurkan donasi yang terkumpul dari investor, MNC Sekuritas juga berkomitmen untuk menyumbangkan 100% komisi yang diperoleh dari transaksi akun syariah MotionTrade selama periode donasi guna mendukung program layanan kesehatan BAZNAS tersebut.
Kontributor: Izar
Editor: Mas
BERITA26/03/2025 | Humas

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
