Berita Terbaru
Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, BTB Goes to School Ramadhan di 13 Sekolah Seluruh Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar kegiatan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Goes to School Ramadhan 1446 H di 13 sekolah yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari program tematik Ramadhan yang diinisiasi oleh BAZNAS Tanggap Bencana dan dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Tim BAZNAS Tanggap Bencana dari berbagai daerah, seperti Provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Barru, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Luwu Timur, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Trenggalek, Kota Palopo, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Bulukumba turut berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini. Selama bulan Ramadhan, program ini akan terus berlangsung di berbagai titik lainnya di seluruh Indonesia.
Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini mencakup edukasi mitigasi terhadap berbagai jenis bencana, seperti gempa bumi, erupsi gunung berapi, dan banjir. Selain itu, para siswa dan guru juga mengikuti simulasi evakuasi mandiri untuk memastikan mereka siap menghadapi situasi darurat jika terjadi bencana.
Sebanyak 924 siswa dan guru dari 13 sekolah berpartisipasi dalam kegiatan ini, di antaranya:
1. SDN 33 Sumpang Binangae, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan
2. SMP Muhammadiyah 2 Galur, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta
3. SD Muhammadiyah Brosot, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta
4. SDN Atue, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan
5. MI Salafiyah Tumpeng, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur
6. MI Miftahul Ulum Sumber Wuluh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur
7. SMA As Sakinah, Provinsi Kalimantan Barat
8. SMP As Sakinah, Provinsi Kalimantan Barat
9. SDN 1 Rangkasbitung Barat, Kabupaten Lebak, Banten
10. MI Hasyim As'ari Wonoanti, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur
11. SMP Negeri 10 Palopo, Kota Palopo, Sulawesi Selatan
12. SMP Negeri 11 Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan
13. Madrasah Aliyah Negeri 2 Bulukumba, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan
Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan siswa serta guru dalam menghadapi risiko bencana, terutama selama bulan Ramadhan. Dengan adanya edukasi dan simulasi ini, diharapkan para peserta memiliki pemahaman yang lebih baik tentang langkah-langkah yang harus dilakukan saat menghadapi bencana, sehingga dapat mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan.
Kontributor : Fikri
Editor : ayu
BERITA26/03/2025 | Humas
Terong Perdana di Lahan Integrated Farming System Binaan BAZNAS di Bulan Ramadhan
Lahan pertanian yang berlokasi di Padukuhan Srunggo 2, Kelurahan Selopamioro, Kepanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta ini menjadi salah satu upaya pemberdayaan peternak yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Dalam hal ini, tiga petani bernama Harno, Taufik, dan Syamsudin melakukan pengecekan tanaman terong di lahan Integrated Farming System (IFS) milik Kelompok Ternak Berkah Cerme Balai Ternak Bantul.
Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan kondisi tanaman serta menentukan apakah terong sudah siap dipanen. Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan dalam rangka pengambilan video untuk lomba film inspiratif. Dari hasil pengecekan, tanaman terong menunjukkan pertumbuhan yang optimal dan siap dipanen.
Proses panen perdana dijadwalkan berlangsung pada malam hari setelah salat tarawih dan hasil panen akan langsung dijual pada dini hari. Diperkirakan jumlah terong yang akan dipanen perdana mencapai 50 kg.
Dengan adanya panen ini di tengah bulan Ramadhan, diharapkan dapat memberikan tambahan pendapatan bagi peternak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama menjelang perayaan Idul Fitri. Upaya ini sejalan dengan komitmen BAZNAS dalam mendukung kesejahteraan peternak melalui konsep pertanian terpadu yang berkelanjutan.
Kontributor : Fikri
Editor : ayu
BERITA26/03/2025 | Humas
BAZNAS Gelar Pesantren Jalan Cahaya untuk 100 Anak Jalanan di Jakarta Pusat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bekerja sama dengan Remaja Islam Sunda Kelapa (RISKA) sukses menggelar program Pesantren Jalan Cahaya, sebuah inisiatif pembinaan karakter dan akhlak bagi 100 anak jalanan di Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta. Acara yang berlangsung selama dua hari ini bertujuan memberikan bekal spiritual serta wawasan keislaman bagi para peserta, yang jumlahnya terus meningkat di ibu kota.
Dalam program ini, peserta mendapatkan bimbingan dalam berbagai aspek keislaman, seperti fiqih, akhlak, dan tahsin Al-Qur'an. Dengan pendekatan yang inspiratif dan penuh kasih, pesantren ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi mereka dalam menanamkan nilai-nilai Islam sebagai pedoman hidup.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi anak-anak jalanan untuk merasakan kebersamaan serta kepedulian dari berbagai pihak yang ingin mendukung perubahan positif dalam kehidupan mereka.
Sebagai puncak acara, Wali Kota Jakarta Pusat, Drs. M. Arifin, M.AP, turut hadir dalam penutupan Pesantren Jalan Cahaya. Dalam sambutannya, beliau memberikan lima pesan berharga kepada para peserta, yaitu pentingnya menjaga hubungan dengan Allah (Habluminallah), membangun hubungan baik dengan sesama manusia (Habluminannas), menuntut ilmu dengan penuh semangat, memiliki tekad untuk mengubah nasib, serta selalu bersyukur dan bertawakal dalam menghadapi kehidupan. Pesan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para anak jalanan untuk terus berjuang demi masa depan yang lebih baik.
Dengan terselenggaranya Pesantren Jalan Cahaya, BAZNAS dan RISKA berharap program ini memberikan dampak jangka panjang dalam membangun generasi muda yang lebih berakhlak, berilmu, dan memiliki harapan baru untuk kehidupan yang lebih baik.
Kontributor : Fikri
Editor : Ayu
BERITA26/03/2025 | Humas

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
